..Memang tak Semua..
Setelah beberapa kali saat ulang tahun mama, aku tak hidup serumah dengannya, finally tahun ini aku hidup serumah bersama. That's why, aku dan adek ingin memberikan such a surprise 'party'. Ide itu datang sehari sebelum hari H. Kami berencana tidak pulang sampai pukul 00.00 di tanggal 18 Juni.
Dalam bayanganku, at least bakal ada temen2 deketku dan adek yang ikut memeriahkan suasana. Ya, terutama mereka yang emang kenal baik ama mama. Aku cuma pengen mama tau, kalo banyak yang sayang sama mama. Adek juga berpikir begitu, tapi berhubung temen deket adek yg kenal baik ama mama lagi keluar kota, nggak bisa deh!
Kalo aku...beberapa temen deketku yang kenal baik ama mama sih ada, lebih banyak dari temen adek pula (baca: kalo adek ada satu temen, aku ada dua temen, hehehe...). Mereka tahu kok kalo mama mau ultah, bahkan tau kalo aku ama adek mau bikin surprise 'party'. Sayangnya, nggak ada yang bisa ikutan. Hmmm...sebenernya aku nggak tau, mereka bisa atau enggak, krn aku emang tidak secara eksplisit meminta mereka untuk datang.
Aku hanya berpikir: "Kalau mereka tau mama mau ultah, mereka tau aku mau bikin surprise, at least mereka pasti tanya dong? Atau berinisiatiflah utk ngelakuin apa kek...(sekadar bertanya, gimana persiapannya? mau dibantuin apa?). Masalahnya, mereka terhitung kenal baik kok ama mama. Mama selalu menunjukkan kepeduliannya pada mereka, masa' iya mereka nggak melakukan sebaliknya?" (baca: aku jadi nggak respek. aku jadi berpikir kalo mama terlalu baik. temenku cuma manfaatin kebaikan mama.aduh, aku jadi mamamania nih...too childish ya? mungkin emang terlalu childish, aku sadar, tak seharusnya aku sengalem itu. tapi, biarlah hari ini kunikmati ke-childishanku, in mom's birthday, hehehe...).
Tanggal 17 malam itu bener2 agak ribet. Belum beli hadiah, belum beli kue, belum beli mawar, lilin, kertas kado, bungkus kado,...Aku kerja sampe malem, adek juga. UGH! Pengennya dibantu. Iya dibantu ama temen yang kenal baik ama mama.
Then, alhamdulillah, adekku dapet bantuan, thanx to Sist Rere yg nemenin adek ke Delta, bahkan membelikan aku makan (tau nggak sih kalo makanan itu sangat kunanti, meski aku nggak secara eksplisit bilang? krn lagi2 aku lupa belum makan nasi dari siang. kelaparanku ditolong susu anlene dari Mbak Yola, hehehe...). Next, thanx to "Mama" Antro dan pacarnya yg nemenin adek beli bunga.
Setelah waktu begitu mepet, akhirnya aku pun dapat bantuan. Thanx to Mr. IT yang mau nemenin beli Strawberry Birthday Cake di 10 menit menjelang jam 9 (untung Holland Bakery masih buka pas jam 9 lewat 15 kita nyampe). Juga makasih buat Mr. Chef yang bantuin bungkus kado sambil kuomel2in (hehehe...maaf!). Thanx juga buat "The Parkers" yang udah mau menampung aku ama adek sembari menanti jam 23.45.
Thanx for all the help, KARENA AKHIRNYA...aku dan adek bisa lihat rona bahagia di wajah mama ketika kami mengetuk pintu kamarnya, menyanyikan lagu "Happy Birthday" sambil membawa Strawberry Birthday Cake dengan lilin berbentuk angka 49, menggenggam sebuket mawar putih dan sebuah kado berbungkus hijau cantik. Aku dan adek bahagia, bisa melihat mama tersenyum gembira luar biasa saat ke luar dari kamar, meniup lilin, membuka hadiah dari kami, dan mencium mawar putih.
Dini hari itu, kami bertiga duduk bersama, masing-masing dari kami menahan airmata, mengusahakannya agar tak sampai terjatuh dan mendarat manis di pipi. Kami berpelukan dengan perasaan penuh sayang. Kami bahagia! MEMANG, tak SEMUA mengerti nilai yang kami miliki, rasa yang kami resapi, dan kekuatan ikatan kami. Hanya kami yang tahu!
Lepas dari tanggal 18, aku menyadari sesuatu. Bahwa tiap orang punya value pribadi yang memang tak sama denganku. Aku harus menghargainya. Aku boleh kecewa, tapi aku tidak boleh memaksakan siapa pun untuk mengerti valueku. Aku boleh mengomunikasikannya, tapi lagi2 tidak memaksanya.
Selain itu, aku juga belajar...lebih tepat kalo aku mengandalkan diriku sendiri (maksimal, mengandalkan keluargaku. adek, mama, dan papa). Berharap atau bergantung pada orang lain bisa membuatku kecewa, bahkan lemah kalau ternyata memang orang lain itu tak bisa diandalkan.
(nb: temen dalam tulisan ini JELAS BUKAN PACAR. then, blog ini kutulis dengan sangat kekanak2an)

Maaf kemarin enggak sempat kerumah kamu, dhek. Gak enak juga mengganggu quality time bareng gitu :)
bilangin ma Mama yah, hepi bday, doaku bersamanya :)
Yang milih makanannya juga adekmu kok. Yah, meski kamu bilang enggak usah, aku tau kebiasaan kamu, kalo lagi crowded ma kerjaan, pasti gitu deh :P
it's pleasure for me can feel your happines athmosfer :)
see you see, my unyil ^^
*what's wrong with being childish some time? It's ok dear. It show us, that we're just a human :)*
Posted by: rere aka rifqa | June 18, 2008 03:10 PM